Subscribe Template by Email

Selasa, 04 Januari 2011

Niat dari Sebuah Tujuan

Terkadang kita merasa jenuh dengan segala aktivitas
hari-hari terasa sama, tak ada yang berbeda
mulai dari mata yang terbuka di pagi hari 
hingga keletihan mulai terasa di malam hari
semua berjalan dengan terus berulang-ulang

Ada yang merindukan kematian 
ada yang takut akan hadirnya ajal 
dan tak sedikit yang ingin kekal dalam kesenangan dunia
semua berlomba untuk mencapai tujuannya
tujuan yang berbeda 
dari niat masing-masing individu untuk meraihnya

Telah menceritakan kepada kami ‘Abdullah bin Maslamah berkata: Telah mengabarkan kepada kami Malik dari Yahya bin Sa’id dari Muhammad bin Ibrahim dari ‘Alqamah bin Waqqash dari ‘Umar bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Semua perbuatan tergantung niatnya, dan (balasan) bagi tiap-tiap orang (tergantung) apa yang diniatkan. Barangsiapa niat hijrahnya karena Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya adalah kepada Allah dan Rasul-Nya. Barangsiapa niat hijrahnya karena dunia yang ingin digapainya atau karena seorang perempuan yang ingin dinikahinya, maka hijrahnya adalah kepada apa yang dia diniatkan.”

Orang yang takabur sekalipun
yang menganggap dirinya akan kekal di dunia 
sebenarnya tahu ujung kekekalannya adalah kematian 
tapi tak pernah tahu kapan hadirnya batas dari itu

Tanpa sadar kita sebenarnya pernah menganggap hal yang sama dengan mereka 
ketika kita disibukkan dengan berbagai aktivitas di dunia
ketika kita sedang mendapatkan nikmat di dunia 
akhirnya kita terlalaikan dengan tujuan sebenarnya
hingga luput tentang adanya batas dari hidup sementara

Sulit memang untuk membedakan antara kata hati dengan bisikan syaitan
mana niat yang murni karena Allah 
dan mana yang terdapat riya didalamnya

Belajar berpikir untuk menuruti kata hati 
bukan menuruti kata hati karena telah berpikir
kata hati yang sama dengan Iman 
bukan kata hati yang bermakna hawa nafsu 
Insya Allah, tujuan kita semua akan sama 

Akhirnya.,.,.
Kita menganggap semua aktivitas adalah ibadah
masalah dan musibah hanyalah bagian dari cobaan 
Sholat, puasa, zakat dan haji bagi yang mampu
merupakan jati diri yang telah menjadi kewajiban 
kewajiban yang tak untuk dilanggar 
hingga menjadi kebiasaan bahkan budaya 
demi kesempurnaan Islam. 

--00--




0 komentar:

Posting Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More